Senin, 09 Agustus 2010

Manfaat berpelukan dari kedokteran

Seberapa sering anda memeluk suami, pacar, adik atau sahabat anda?
> Sering, jarang atau malah tidak pernah. Hmmm, berpelukan itu ternyata
  penting lho. Sebuah penelitian menunjukkan stres bisa berkurang hanya
> dengan berpelukan. Masa sih?
>
> Berdasarkan hasil penelitian yang dikeluarkan oleh jurnal Psychosomatic
> Medicine, pelukan hangat dapat melepaskan oxytocin, hormon yang
> berhubungan dengan perasaan cinta dan kedamaian. Hormon tersebut akan
> menekan hormon penyebab stres yang awalnya mendekam di tubuh.
>
> Untuk melakukan penelitian ini, Dr Karen Grewen, peneliti asal
> Universitas North Carolina mengumpulkan 38 pasangan dalam satu tempat.
> Ke-38 pasangan tersebut diminta untuk membicarakan hal-hal bahagia yang
> pernah mereka alami. Mereka juga diminta untuk menonton sebuah film
> romantis selama lima menit kemudian berpelukan selama 20 detik.
>
> Sebelum semua kegiatan di atas dilakukan, Dr Karen dibantu
> rekan-rekannya melakukan pengukuran terhadap tekanan darah, tingkat
> stres dan jumlah hormon oxytocin. Hasilnya, tingkat stres semua orang
> yang diteliti berkurang. Hormon penyebab stres, cortisol dan
> norepinephrine, menurun jumlahnya karena tergantikan oleh hormon
> oxytocin. Dan hasil akhirnya bisa memberikan kontribusi untuk kesehatan
> jantung anda.
>
> Penelitian tersebut juga menunjukan wanita lebih responsif untuk memeluk
> pasangannya. Menurut Dr Karen, hal itu terjadi karena oxytocin lebih
> memiliki hubungan dekat dengan hormon estrogen yang diproduksi wanita.
>
> Dalam kehidupan nyata hormon oxytocin ini bisa tercipta di sebuah
> perkawinan yang sehat. Artinya pernikahan tersebut bukanlah pernikahan
> yang sering diwarnai percekcokan bahkan kekerasan.
>
> "Tidak semua orang memiliki pernikahan yang membahagiakan. Tapi kualitas
> dari hubungan pernikahan itu bisa menjadi tolak ukur kesehatan
> seseorang," urai Grewen,
>
> Seorang ahli jantung yang berasal dari American Heart Association, Dr.
> Nieca Goldberg menambahkan penjelasan Grewen di atas.
>
> "Inti dari penelitian ini adalah untuk menunjukan bahwa dukungan secara
> emosional dan psikologis bisa berpengaruh pada kesehatan jantung dan
> pikiran," jelasnya.
>
> "Wanita yang tidak bahagia dalam pernikahannya, memiliki kecenderungan
> lebih tinggi untuk terkena serangan jantung. Kurangnya dukungan terhadap
> mereka berdampak negatif untuk kesehatan," tambah Goldberg lagi.
>
> Dari hasil penelitian Dr Karren kita juga jadi tahu berteman dengan
> orang yang memiliki jenis kelamin sama bisa mengurangi tingkat stres
> pikiran. "Teman, hewan peliharaan bisa meningkatkan jumlah hormon
> oxytocin dan ini tentu suatu hal yang positif," imbuhnya.
>
> So, pelukan nggak selalu harus didapat dari pasangan. Buat anda yang
> jomblo alias single, pelukan dengan teman atau kucing kesayangan juga
> bisa mengurangi stres. Selamat berpelukan. Reply With Quote

2 komentar: